Cara Yang Salah Dalam Mengarahkan Anak


Hindari cara-cara berikut dalam memberikan pengarahan kepada anak
Memberikan pengarahan kepada anak tidak biasa dilakukan dengan keras dan berteriak, tetapi harus dengan lemah lembut penuh dengan kesabaran. Karena jika kita terus memarahinya dengan keras tiap kali anak terebut salah, maka lama kelamaan mereka juga akan mencontoh perilaku kita dan membalas ucapan kita dengan keras.

Memberikan cacian dan cemoohan pada anak
Hindari memberikan cacian kepada anak karena dikhawatirkan anak akan balas membantah dengan kata-kata yang tidak sopan. Contohnya, “Kenapa kamu meninggalkan penggorengan itu diatas kompor sampai gosong? Siapasih yang kamu pikirkan? Kerjaannya cuman melamun saja.”


Memerintah dan membentak
Hindari memberi pengarahan terlalu keras dan membentak kepada anak, seperti “Matika TV itu sekarang juga! Bangun dan belajarlah!” Dengan memberi perintah keras serta tidak memberikan alasan, dikhawatirkan anak akan membalas perkataan tersebut dengan bentakan keras seperti yang dilakukan orang tuanya.

Membadingkan dengan anak lain
Terakhir, sebesar apapun masalah yang ditiimbukan anak sebaiknya menghindari untuk membandingkannya dengan anak lain. Karena itu akan berakibat tumbuhnya rasa iri dan tidak percaya diri pada anak seperti, “Kakakmu itu lebih baik dibandingkan kamu. Pantas saja banyak orang yang suka kepadanya karena ia pandai bergaul”

Hindari cara-cara tadi ya, karena dikhawatirkan akan berdampak pada psikilogis anak. Gunakanlah perkataan yang lemah lembut dan berikan alasannya agar anak mengetahui kesalahannya dan belajar dari kesalahan tersebut.

0 Komentar