10 Kemampuan Hidup

10 Kemampuan Hidup yang harus anda ajarkan agar anak menguasainya di usia 10 tahun




1.       Mencuci baju
Adanya asisten rumah tangga membuat sikecil minim terlibat dalam aktivitas mencuci baju. Di samping itu, maraknya jasa laundry juga semakin menjauhkan anak-anak dari aktivitas ini. Anda dapat memulai mengajarkan anak-anak untuk mencuci paju sekitar usia 6 tahun, mulai dari mencuci hingga menjemur. Hal ini dapat melatih kemandirian dan melatih mereka untuk bertanggung jawab pada pakaiannya sendiri. Di samping itu, keterampilan ini akan sangat berguna bila anak-anak kuliah di luar kota atau luar negeri kelak. Bila mesin cuci anda memiliki bukaan di bagian atas, beri dia kursi atau tangga kecil agar tinggi badannya sampai untuk memasukkan dan mengangkat pakaian serta menuangkan detergen.

2.       Menyiapkan makanan
Ajarkan anak-anak untuk dapat mnyiapkan makanan. Tak perlu menuntut terlalu berlebihan, anak TK bisa diajarkan menyapkan makanan sederhana seperti roti, oles selai, sandwich, buath potong dan yogurt, atau omlet untuk anak yang lebih besar. Sekitar usia 7 tahun atau 8 tahun, anda sudah mulai bisa memperkenalkan penggunaan peralatan memasak seperti kompor atau oven.

3.       Mengobati luka
Anak-anak biasanya langsung panik ketika melihat darah. Ajarkan mereka tetap tenang dan cepat tanggap melakukan sesuatu untuk mengobati lukanya. Hal ini bermanfaat bila ia berada jauh dari orang tuanya yang bisa segera membantunya. Ajarkan tips pertolongan pertama seperti membasuh luka dengan air bersih yang mengalir dan kenalkan pada peralatan apa saja yang bisa ia gunakan seperti obat merah, kassa, atau perban.

4.       Membaca Peta
Kemampuan membaca peta barangkali akan sangat terasa manfaatnya saat anda tersesat. Di moment itulah anda menyadari bahwa kemampuan kemampuan membaca peta adalah hal yang sangat penting. Ajarkan anak-anak tidak hanya mengikuti navigasi dari GPS, akan tetapi ajarkan juga untuk membaca peta manual. Gunakan permainan sebagai salah satu medium mengajarkannya. Anda bisa bermain harta karun di mana anda menyembunyikan mainannya dan meberinya sebuah peta petunjuk.

5.       Menanam
Banyak anak-anak diajak menanam di prasekolah maupun di TK. Akan tetapi, mereka tidak mengerti bagaimana cara mempraktikannya di kehidupan mereka sehari-hari. Ajarkan mereka untuk menggali lubang di tanah, meletakkan benih, menutupnya kemballi dan menyiramnya, serta memberi pupuk. Di kemudian hari, bila benih sudah tumbuh cukup tinggi, ajarkan mereka cara memindahkannya ke lahan yang lebih besar. Hal ini bisa diajarkan sejak umut 6 atau 7 tahun. Anda dan si kecil bisa merasakan manfaat dari menanam sendiri beberapa bahan makanan.

6.       Membungkus Hadiah
Ini adalah hal yang menyenangkan. Sayangnya, banyak anak-anak menyerahkan tugas ini pada orang tua atau pelayan di toko hadiah. Ajarkan anak-anak untuk terlibat membungkus hadia sesuai usianya. Misal, anak prasekolah bisa membantu memilih kertas kado dan menempel selotip, anak TK bisa membantu melepas harga atau melipat kertas. Kembangkan terus kemampuan ini sampai mereka bisa membungkus satu kado secara utuh. Anda akan dapat melihat senyum di wajah mereka setelah melakukan tugasnya.

7.       Memaku
Untuk apa? Apakah aktivitas ini aman? Ini adalah salah satu keterampilan hidup yang kelak akan mereka butuhkan. Ternyata untuk melakukannya juga tak semudah yang terlihat. Anda bisa mengajarkannya melalui mainan atau peraga. Setelah ia menguasai metodenya, minta ia memegan paku dengan kepala yang lebar atau paku payung untuk mempermudah dan mulai memukul palu. Pastikan anda menemaninya.

8.       Menulis Surat
Bukankah sekarang kita sudah bisa menelepon atau menggunakan aplikasi pesan singkat?
Memang, tapi menulis surat bisa menjadi membahagiakan. Saat menulis surat, anak-anak akan belajar memfokuskan pikirannya pada apa yang ia sampaikan, memilih kalimat yang tepat, dan belajar tentang badan surat mulai dari tanggal, dalam, isi surat, penutup, serta tanda tangan. Di samping itu, berkirim surat dapat melatih kesabaran mereka karena mereka tidak akan tahu kapan surat yang telah dikirim akan terbalas.

9.       Membandingkan harga
Anak semuda 10 tahun sudah harus diajarkan untuk menjadi konsumen yang cerdas. Hal ini tentunya membutuhkan latihan. Anda bisa melakukannya dengan cara membiarkan mereka membuat perbandingan harga dari beberapa merk saat belanja. Sebagai cara lain, anda juga bisa memberinya uang saku mingguan. Hal ini akan membuat keterampilan mereka mengatur keuangan lebih terasa. Mereka secara tidak langsung akan “terpaksa” untuk menjadi pembelanja yang cerdas.

10.   Membersihkan Kamar Mandi
Anak-anakpun perlu menguasai keterampilan ini. Dengan melatih mereka membersihkan kamar mandi, anda dapat membantu mengembangkan kesadaran tentang higienitas. Sediakan lap atau spons untuk mengelap permukaan kamar mandi dan akan menyemprotkan disinfektan sebelumnya. Pastikan mereka mecuci tangan sampai bersih setelahnya.

0 Komentar