Panas dalam adalah kondisi
ketidaknyamanan yang biasanya ditandai dengan bibir pecah-pecah, sariawan,
batuk, badan lemas, hingga sakit tenggorokan. Bukan hanya asal minum larutan,
ada beberapa cara mudah untuk mengatasi keluhan tersebut.
Tidak adanya istilah dalam dunia
medis terkait kondisi ini. Istilah panas dalam berkembang di kalangan
masyarakat untuk menggambarkan kondisi tubuh yang kurang sehat akibat infeksi
ringan, serta kurang minum dan istirahat.
Perlu diingat bawa panas dalam
bukanlah penyakit, melainkan sekumpulan gejala yang bisa menandakan adanya
penyakit tertentu dalam tubuh. Kondisi tubuh yang kelelahan, adanya gangguan pencernaan, dan sakit tenggorokan
bisa ditandai oleh rasa panas di dalam tubuh.
Itu sebabnya, setelah mengonsumsi
obat atau larutan pereda panas dalam yang dijual bebas di apotek dan warung,
gejala yang dirasakan biasanya akan mereda. Akan tetapi, obat tersebut tidak
dapat menghilangkan penyakit yang mendasarinya.
Tips mengatasi panas dalam
Cara yang paling tepat untuk
mengobati panas dalam adalah menemukan kondisi medis yang mendasarinya. Dengan
mengobati akar permasalahannya, maka gejala panas dalam pun tak akan kambuh.
Meski demikian, tetap ada
beberapa cara yang dapat membantu meredakan keluhan panas dalam, yaitu:
1. Minum air putih
Sudah bukan rahasia lagi bahwa
air putih adalah cairan terbaik untuk tubuh manusia. Selain dapat memenuhi
kebutuhan cairan dalam tubuh, air putih juga bisa meredakan, bahkan mencegah
beberapa jenis penyakit masuk ke tubuh, termasuk gejala panas dalam. Anda
disarankan minum minimal 8 gelas setiap harinya agar kesehatan tubuh tetap
terjaga.
“Baik itu air hangat maupun air
dingin, keduanya sama-sama boleh diminum oleh penderita panas dalam. Tapi jika
Anda memiliki alergi dingin, maka sebaiknya hindari minum air putih dingin, dan
perbanyak minum air putih hangat,” ujar dr. Karin Wiradarma, M.Gizi,
2. Hindari makanan yang merangsang sakit tenggorokan
Makanan-makanan yang
merangsang sakit tenggorokan,
seperti makanan panas, makanan berlemak, serta makanan berminyak dan digoreng,
bisa memperburuk kondisi panas dalam yang diderita.
“Minyak yang menempel pada
dinding tenggorokan akan menyebabkan iritasi pada tenggorokan. Ini dapat
menimbulkan rasa sakit dan perih yang tidak tertahankan. Jika terus terjadi,
bukan tidak mungkin iritasi yang dialami semakin parah. Proses penyembuhan pun
akan jadi semakin lama,” kata dr. Karin menjelaskan.
3. Konsumsi makanan yang mengandung nutrisi lengkap seimbang
Saat panas dalam, Anda disarankan
untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak air seperti
semangka, melon, wortel, dan jeruk. Selain meredakan rasa nyeri pada
tenggorokan akibat panas dalam, buah dan sayur juga mengandung serat yang
dibutuhkan organ pencernaan.
4. Kumur-kumur dengan air garam
Berkumur dengan air garam sejak dulu
memang dipercaya sebagai obat kumur alami yang memiliki kandungan antiseptik.
Karenanya, disebut-sebut dapat membantu menyembuhkan panas dalam, terutama jika
mengalami keluhan sariawan dan sakit tenggorokan. Anda bisa menyiapkan
secangkir air hangat, lalu tambahkan setengah sendok teh garam. Aduk hingga
larut, lalu gunakan untuk berkumur sebanyak dua kali dalam sehari.
Selain dengan air garam, Anda
juga bisa berkumur dengan larutan yang mengandung chlorhexidine gluconate untuk
mengatasi sakit tenggorokan dan sariawan. Jika mengalami sariawan, gunakan gel
yang mengandung asam hialuronat.
Mengatasi panas dalam sebenarnya
dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana di atas. Akan tetapi, Anda juga
wajib mencari tahu menyebab gejala panas dalam muncul. Selain itu, perkuat daya
tahan tubuh agar tidak mudah sakit dan memicu panas dalam. Yakni dengan
mengonsumsi makan sehat dan seimbang setiap hari, beristirahat cukup, olahraga
rutin, tidak merokok, dan menghindari stres.
(sumber : klikdokter.com)

0 Komentar