7 Tips Menjaga Anak Tetap Aman di Dunia Maya


Bagi generasi natif teknologi, yaitu milenial dan generasi Z, rasanya mustahil dipisahkan dari teknologi. Mereka lahir dan besar di tengah gempuran kemajuan teknologi yang sedemikian pesat. Telepon seluler (ponsel) pintar, komputer tablet, laptop, dengan akses internet di mana-mana, bukan lagi hal baru untuk mereka.

Bahkan seorang bayi yang baru lahir sekalipun langsung dibuatkan akun media social (medsos) oleh orang tuanya. Aturan Batasan usia pengguna media social sering kali dilanggar. Anak-anak SD dan SMP sudah lincah mengetik status di Facebook, mengunggah foto selfie di Instagram, bahkan video. Bangga? Tentu saja. Siapa yang tidak bangga dengan memiliki generasi luar biasa itu. Disisi lain, berita seputar korban-korban kejahatan siber tak kalah gencar. Pornografi siber yang mengancam anak dan remaja, penculikan oleh “teman” Facebook, penipuan di Instagram, hingga predator seks mengintai di medsos.

Bagaimana agar kita dapat membebaskan generasi milenial dan Z mengakses internet, namun tetap membuat mereka aman dan nyaman?. Berikut sejumlah artikel yang dapat membantu.

      1. Masuklah ke dunia online mereka
Keterlibatan orang tua di kehidupan online anak-anak sangat penting, mengingat anak-anak kini akrab dengan internet. Selayaknya Anda mengenal lingkup gerakan mereka, pastikan juga anda mengenal ‘taman bermain’ mereka yang lain. Pastikan mereka berselancar di dunia maya dengan aman.

      2. Buatlah aturan
Kebebasan yang taka da batarnya dalam kegiatan online akan membawa dampak buruk bagi ana-anak. Akan lebih baik jika anda membuat aturan mengenai lamanya waktu online dan situs-situs apa saja yang boleh atau tidak boleh mereka kunjungi. Anda bias membicarakannya dulu dengan mereka, termasuk membicarakan mengenai konsekuensi jika mereka melanggar aturan tersebut. Pasang aturan itu di dekat komputer agar mereka selalu ingat.

      3. Ajarkan mereka untuk melindungi privasi
Anak-anak tidak sepenuhna sadar mengenai konsekuensi mengumbar informasi-informasi pribadi. Nah, tugas Anda-lah untuk membuat anak-anak tahun mengenai sejumlah tindakan seperti:
-          Hindari memberikan nama, nomor telepon, alamat email, alamat rumah, sekolah atau foto tanpa izin Anda.
-          Hindari membuka email dari orang yang tidak dikenal.
-          Hindari merespons pesan yang mengganggu
-          Menolak bertemu dengan orang yang dikenal melalui internet.

      4. Perhatikan lokasi
Alih-alh membiarkan anak anda memakai komputer di kamar prinadi, tempatkanlah komputer di tempat umum. Hal ini akan memudahkan Anda untuk memonitor penggunaannya.

5. Jadilah sahabatnya
Anjurkan anak Anda untuk memberitahun jika mereka menjumpai hal-hal yang membuatnya tak nyaman. Takinkan dia bahwa Anda tidak akan berlebihan, menyalahkannya atau melarangnya berinternet.

6. Setting mesin pencari
Search engine (mesin pencari) seperti Google menawarkan penyaringan yang bias diklik di Preference/SafeSearch Filtering. Saat diaktifkan, ia mampu memblokir situs yang membuat konten seksual.

7. Kenali Situs dan aplikasi yang aman untuk usianya
Anda bisa mencari situs dan aplikasi yang cocok untuk usia anak Anda dengan konten yang bervariasi seperti tentang film, musik, sejarah, ilmu pengetahuan, dan lain-lain

0 Komentar