
Hendaknya melindungi ilmu
sebagaimana ulama-ulama as-Salaf melindungi ilmu dan berkhidmat kepada ilmu
dengan apa yang Allah jadikan untuknya berupa kemuliaan dan kehormatan, tidak
merendahkan ilmu dengan hilir mudik membawanya kepada yang bukan ahlinya dari
kalangan para penghamba dunia tanpa alasan darurat atau tanpa hajat kebutuhan,
atau membawanya kepada siapa diantara mereka yang mempelajarinya darinya,
sekalipun dia mempunyai kedudukan tinggi dan posisi strategis.
Az-Zuhri berkata,
هوان بالعلم أن يحمله العالم الى بيت
المتعلم.
"Merendahkan ilmu ialah
tindakan seorang yang berilmu mengantarkan ilmu ke rumah murid."
Perkataan-perkataan as-Salaf
dalam hal ini berjumlah banyak.
Sungguh bagus ucapan Qadhi Abu
al-Hasan al-Jurjani,
ولم أبتذل في خدمة العلم مهجتي لأخدم من لا قيت لكن لأخدما
أأشقى به غرسا وأجنيه ذلة اذا فاتباع الجهل قد كان أحزما
ولو أن أهل العلم صانوه صانهم ولو عظموه في النفوس لعظما
Aku tidak merendahkan harkat
martabatku dalam berkhidmat kepada ilmu
Untuk melayani siapa yang aku
temui, akan tetapi agar aku dilayani
Apakah aku menanamnya dengan
jerih payah lalu memetik buah kehinaan
Jika demikian, maka lebih baik
aku hidup dalam kebodohan.
Seandainya ahli ilmu menjaga
ilmu, niscaya ilmu menjaga mereka
Seandainya mereka memuliakan ilmu
pada jiwa, niscaya ia dimuliakan.
Namun jika hajat kebutuhan atau
keadaan darurat menuntut hal itu, atau kemaslahatan agama yang lebih kuat dari
pada sisi negatif memberikannya, ditambah niat baik lagi lurus, maka tidak
mengapa in syaa Allah, dan apa yang dilakukan oleh sebagian imam as-Salaf,
dimana mereka mendatangi para raja dan penguasa seperti az-Zuhri, asy-Syafi'I,
dan lainnya, dibawa kepada makna ini, bukan karena mereka mencari kepentingan
dunia yang rendah.
Demikian juga jika pihak -yang
ilmu dibawa kepadanya- memiliki derajat yang tinggi dan martabat yang mulia di
bidang ilmu dan zuhud, maka tidak mengapa hilir mudik mendatanginya untuk
memberinya faidah. Sufyan Ats-Tsauri datang kepada Ibrahim bin Adham dan memberinya faidah, Abu Ubaid datang kepada
Ali bin Al-Madini untuk mengabarkan kepadanya kosa kata yang asing dalam
hadits.
Barakallahu fikum
0 Komentar