The National Institutes of Health (NIH) yang berlokasi di Amerika Serikat tengah menciptakan vaksin Virus korona yang mewabah di dataran China dan sekitarnya. Data terbaru bahkan mencatat penyakit ini sudah menyebar ke Amerika Serikat.
Directur of National Institutes of Allergy and Infectious Diseases Dr. Anthony Fauci menyatakan bahwa NIH sedang mengambil langkah pertama untuk pengembangan vaksin Virus korona China. Pada CNN, Fauci menjelaskan, penciptaan vaksin ini akan memakan waktu yang lama.
"Butuh beberapa bulan sampai fase pertama uji klinis berlangsung dan lebih dari setahun waktu yang dibutuhkan peneliti sampai akhirnya vaksin bisa dimanfaatkan masyarakat," kata Fauci seperti dilansir dari CNN.
"Pelajaran yang kami pelajari adalah infeksi Virus korona China ini serius dan menjadi salah satu ancaman kesehatan global terbaru dan terbesar," kata Hotez.
Pengembangan vaksin virus korona oleh para ilmuwan Amerika.
Dia menambahkan, mengembangkan vaksin untuk Virus korona China lebih sulit daripada virus lain seperti HIV atau influenza. "Setiap virus memiliki tantangannya, tetapi Virus korona China dapat menjadi target vaksin yang relatif mudah," sambung Hotez.
Hotez pun memuji para peneliti China, yang dengan cepat merangkai dan menerbitkan genom virus yang dalam bahasa ilmiahnya dikenal dengan 2019-nCoV.
sumber : okezone

0 Komentar