(Menyucikan Batin dan Lahir dari Akhlak-Akhlak Tercela dan Mengisinya Dengan Akhlak-Akhlak Terpuji)
(Bagian 1)
TENTANG ADAB ADAB ULAMA TERHADAP DIRINYA KETIKA BERSAMA PARA MURIDNYA DAN DALAM KAJIANNYA
Terdapat tiga pasal:
PASAL PERTAMA: TENTANG ADAB ADAB ULAMA TERHADAP DIRINYA
ADAB KESEMBILAN: Menyucikan Batin dan Lahir dari Akhlak-Akhlak Tercela dan Mengisinya Dengan Akhlak-Akhlak Terpuji
Hendaknya membersihkan batin dan lahirnya dari akhlak-akhlak tercela dan mengisinya dengan akhlak-akhlak terpuji.
Diantara akhlak-akhlak yang tercela adalah kebencian, hasad, pelanggaran, marah bukan karena Allah, curang, sombong, riya', ujub, sum'ah, kikir, jahat, angkuh, tamak, bangga diri, congkak, bersaing dalam urusan dunia, berbangga dalam urursan dunia, menjilat, berhias untuk manusia, ingin dipuji dengan sesuatu yang tidak dilakukan, menutup mata dari aib diri dan menyibukkan diri dengan aib orang lain, fanatik dan emosional bukan karena Allah, berharap dan takut kepada selain Allah, ghibah, adu domba, bohong, dusta, berkata jorok, dan merendahkan orang lain sekalipun dia lebih rendah darinya.
Hendaknya berhati-hati dan mewaspadai sifat-sifat buruk dan akhlak-akhlak tercela ini, karena ia adalah gerbang segala keburukan, bahkan keburukan seluruhnya.
Sebagian pemilik jiwa yang kotor dari kalangan fuqaha zaman ini telah ditimpa penyakit-penyakit tersebut kecuali siapa yang dijaga Allah, terutama hasad, ujub, riya', dan merendahkan manusia. Obat untuk penyakit-penyakit ini dijelaskan secara lengkap di buku-buku Raqa'iq (nasihat-nasihat), barang siapa berminat membersihkan jiwanya darinya, maka silahkan membaca buku-buku tersebut, salah satu yang paling bermanfaat adalah kitab Ar-Ri'ayah, karya Al-Muhasibi.
(Diterjemahkan dari Kitab Tadzkirotussaami wal mutakallim fi Adabil 'Alim Wal Muta'allim Karya Imam Al Qodhi Ibnu Jama'ah)
Barakallahu fikum

0 Komentar