Posisi Duduk Seorang Syaikh di Majelis Mengajar


Materi 3(Posisi Duduk Seorang Syaikh di Majelis Mengajar)

TENTANG ADAB ADAB ULAMA TERHADAP DIRINYA KETIKA BERSAMA PARA MURIDNYA DAN DALAM KAJIANNYA

Terdapat tiga pasal:

PASAL KEDUA : TENTANG ADAB-ADAB ULAMA DALAM KAJIANNYA

ADAB KETIGA: Posisi Duduk Seorang Syaikh di Majelis Mengajar

   Hendaknya duduk di tempat yang terlihat oleh semua hadirin, memuliakan orang-orang mulia dari mereka karena ilmu, usia, keshalihan, dan kedudukan, menghormati mereka mnurut keutamaan mereka dalam urusan menjadi imam.
     Bersikap lemah lembut kepada yang lain, memuliakan mereka dengan mengucapkan salam yang baik, wajah yang berseri-seri, dan penghormatan yang lebih. Tidak makruh berdiri untuk tokoh orang-orang islam dalam rangka memuliakannya, karena memuliakan dan menghormati ulama dan penuntut ilmu terdapat dalam banyak teks dalil.
     Menoleh kepada hadirin secara seimbang menurut kebutuhan, mengkhususkan siapa yang berbicara kepadanya, atau berdialog dengannya dalam keadaan tersebut dengan penuh perhatian, fokus menghadap kepadanya, sekalipun dia anak-anak atau orang rendah, karena meninggalkan hal itu termasuk perbuatan orang-orang sombong dan angkuh.

(Diterjemahkan dari Kitab Tadzkirotussaami wal mutakallim fi Adabil 'Alim Wal Muta'allim Karya Imam Al Qodhi Ibnu Jama'ah)

Barakallahu fikum 

0 Komentar