TENTANG ADAB ADAB ULAMA TERHADAP DIRINYA KETIKA BERSAMA PARA MURIDNYA DAN DALAM KAJIANNYA
Terdapat tiga pasal:
PASAL PERTAMA: TENTANG ADAB ADAB ULAMA TERHADAP DIRINYA
ADAB KESEBELAS: Tidak Menolak untuk Mengambil Faidah dari Orang Lain Sekalipun Dia di Bawahnya
Hendaknya tidak menolak mengambil faidah ilmu yang tidak diketahuinya dari orang lain sekalipun orang tersebut berada di bawahnya dari sisi kedudukannya, nasabnya, atau usianya, sebaliknya tetap bersungguh-sungguh untuk mendapatkan faidah dimanapun ia berada, dan hikmahnya adalah barang hilang milik seorang mukmin, dia memungutnya di mana pun dia menemukannnya.
Sa'id bin Jubair berkata,
لايزال الرجل عالما ما تعلم, فاذا ترك التعلم وظن أنه قد استغنى واكتفى بما عنده فهو أجهل ما يكون.
"Seseorang tetaplah berilmu selama dia terus belajar, jika dia meninggalkan belajar, menyangka dirinya tidak membutuhkan ilmu dan merasa cukup apa yang dimilikinya, maka dia adalah orang yang paling bodoh."
Salah satu orang Arab berkata,
وليس العمى طول السؤال وانما تمام العمى طول السكوت على الجهل.
Buta itu bukan terus bertanya, akan tetapi
Buta sempurna itu adalah terus diam di atas kebodohan.
Beberapa ulama As-Salaf mengambil faidah dari murid-murid mereka apa yang tidak mereka ketahui.
Al Humaidi -dia adalah murid asy-Syafi'I- berkata,
صحبت الشافعي من مكة الى مصر, فكنت أستفيد منه المسائل وكان يستفيد مني الحديث.
"Aku menyertai asy-Syafi'I dari Makkah ke Mesir, aku mengambil faidah darinya dalam banyak masalah dan dia mengambil faidah hadits dariku."
Ahmad bin Hambal berkata,
قال لنا الشافعي: أنتم أعلم بالحديث مني, فاذا صح عندكم الحديث فقولوا لنا حتى آخذ به.
"Asy-Syafi'I berkata kepada kami, 'Kalian lebih mengetahui hadits daripada diriku, jika ada hadits yang shahih pada kalian, katakanlah kepada kami agar aku mengambilnya'."
Dan ada riwayat-riwayat yang shahih dari sebagian sahabat dari para Tabi'in.
Dan yang paling mendalam dalam masalah ini adalah bacaan Rasulullah kepada Ubay, beliau bersabda,
أمرني الله أن أقرأ عليك ﴿لَمۡ يَكُنِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ ﴾
"Allah memerintahkanki agar membacakan kepadamu, 'Orang-orang yang kafir tidak akan...' (Al-Bayyinah: 1)"
Mereka berkata, "Di antara faidahnya, agar orang yang utama tidak menolak belajar dari orang yang kedudukannya di bawahnya."
(Diterjemahkan dari Kitab Tadzkirotussaami wal mutakallim fi Adabil 'Alim Wal Muta'allim Karya Imam Al Qodhi Ibnu Jama'ah)
Barakallahu fikum
_________

0 Komentar