Intinya simplenya ada perusahaan namanya
Ripple, dia pengen buat sebuah system yang bisa memudahkan orang buat transfer
uang antar negara. Selama ini sofar di dunia ini klo kita mau transfer uang
dari Indonesia ke Malaysia, Indonesia ke Amerika ataupun kenegara manapun kita
menggunakan Namanya system Swift. Swift ini merupakan system yang diciptakan di
tahun abad 20 an, yang bisa membuat kita transfer kita ke negara, transfer
antar currency. Masalahnya swift ini bener bener jadul banget. Swift ini butuh
waktu 2 sampai 3 hari buat nyampein duit gua ke orang amerika, terlalu lama dan
masalah juga kalo gue transfer duit pake swift dan salah no rekeningnnya, itu
duitnya bakal di balikin 2 sampai dengan 3 hari juga, dan biaya transfernya
akan angus, dan transfer itu enggak kecil lho, sekitar 25 USD, jadi ribetnya
ribet banget.
Kalo transfer antar bank di Indonesia kan
jelas, begitu saya transfer no nya akan di confirm dulu. Tapi klo swift antar
negara nomer nya itu nanti akan di confirm nanti setelah transfer. Jadi klo
salah ya duitnya akan angus tuh si duit biayanya 25 USD, udah lama, mahal dan
bener-bener nggak confirm in. intinya system swift tuh sampah, dan ripple ini
pengen soft masalah ini dengan system nya sendiri.
Jadi Ripple membuat namanya Ripple Net, Ripple
net ini system yang di gunakan oleh bank bank dan sudah digunakan sekarang, ni
bukan khayalan sudah di gunakan untuk memudahkan transfer antar bank, antar
negara. Tapi itu merupakan Ripple nya, itu bukan XRPnya, nah XRP merupakan crypto
currency coint yang diciptakan oleh ripple, kamu bisa menggunakan ripplenya tadi
tanpa XRP, jadi ada dua hal yang berbeda nih, jangan di bedakan Ripple dan XRP
karena dua duanya meskipun berhubungan tapi berbeda.
Simplenya Ripple bisa berdiri sendiri tanpa
XRP, tapi XRP ga bisa berdiri tanpa Ripple. XRP apa? XRP ini merupakan koin
yang diciptakan, yang ditujukan sebagai bridge currency, artinya apa? Artinya
currency yang menjadi jembata kalo kamu transfer beda currency.
Jadi klo saya mau transfer uang Indonesia,
rupiah ke Malaysia itu engga butuh bridge currency, kenapa? Karena di bank bank
kita pasti bisa nukerin rupiah to ringgit karena demainnya ada. Tapi klo saya
klo mau pergi ke madagaskar, saya ga akan bisa nukerin rupiah saya langsung ke namanya
Malagasy ariari, saya ga bisa, kenapa? Karena ga akan ada bank yang di
Indonesia yang punya stok Malagasy ariari karena ga ada demannya, trus gimana
caranya klo saya mau pergi ke madagaskan, saya harus menukarkan rupiah saya ke
US dollar dan saya bawa ke madagaskar, begitu sampai sana akan di tukarkan US
dollarnya ke malagasky ariary ini merupakan system yang tidak efisien, kenapa?
Karena ya buang-buang duit, karena kamu akan kena vi doble, kena vi nuker rupiah
ke dollar trus nuker dollarnya ke Malagasy ariary, ini masalah yang akan di
tangani sama XRPnya. XRP pengen menjadi US dollar,US dollar selama ini selama
ini bridge currency antar negara. XRP ingin menjadi pengganti US Dollar, itu
kenapa klo kita liat di majalah The Ekonomist tahun 1988, itu ada burung finix
yang nginjak-nginjak US Dollar, itu karena emang XRP ini konspirasinya ingin menghancurkan
hegemoni US Dollar sebagai the next bridge the currency dunia. Lah terus sama
aja apa bedanya pake XRP atau pun Dollar, kan sama-sama bridge currency, apa
bedanya?
Beda banget !!. klo kamu transfer pake XRP
Currency itu bener bener super murah sampai hampir gratis, beda sama pake US
Dollar, tuker tuker tuker kena potong potong potong terlalu mahal, XPR hampir
gratis. Bisa di bilang GRATIS dan cepet, kamu bisa aja menggunakan ripple net
tuker tuker duit dengan duit Via bisa aja karena Ripple bikin ripple net buat
semuanya, tapi klo kamu mau menggunakan ripple net dengan maksimal ello butuh
XRP, karena XRP merupakan secreat souce dari ripple net, XRP merupakan currency
yang bener bener bener kecil dan juga sangat cepat, ga usah di bandingan dengan
system swift sekarang. Bahkan kalo kamu bandingkan dengan bitcoint sekalipun
bedanya itu langit dan bumi. Jadi lo bayangin pertama, murah 2. Cepat bahkan
bukan murah bakal gratis 3. Dollar pasti
ancur, dollar 2030 an pasti hancur. Itu merupakan sebuah takdir tidak mungkin
terelakkan inevitable.
Dan siapa yang gantiin dollar? XRP merupakan
salah satu kandidat pengganti US dollar. Karena bahkan sejak tahun 1988,
majalah The Economist sudah memberikan gambar burung penix yang menghancurkan
dollar. Kenapa kalau tau bahwa majalah The Economist merupakan majalah yang d
invest oleh yang mulia tuan besar Roschart
Blockchain, Crypto & XRP
Sekarang kita akan membahas soal system
blockchain, blockchain lebih simplenya adalah system yang dibuat transaksi
menjadi tidak mungkin di hack, menjadi tidak mungkin frog, marena dalam
blockchain saat di perubahan transaksi. Hal tersebut akan terferifikasi oleh
semua computer yang menjadi falidaror. Jadi klo mau mencurangi blokchain, harus
mencurangi semua validator yang ada didunia dengan waktu bersamaan, yang
artinya imposible. Kenapa? Karena tidak mungkin bisa curangin semua validator
yang ada di system blockchain, karen ga akan tau mereka siapa. Yang ada alamat
addressnya aja, itupun bukan alamat rumah, tetapi alamat walletnya jadi lo ga
akan bisa tau siapa yang jadi validator di blokchain bitcoin, dan ya makin ga mungkin
curangin mereka dalam waktu bersamaan, kalau satu pun tidak bisa. Kalau di bank
kamu itu mau curangin system itu bisa aja jika lo merupakan si bank nya, karena
si bank yang on the system, karena si bank merupakan the only the soul validator
yang ada di systemnya, sementara di blockchain tidak, di blokchain merupakan
validatornya anonimus, yang ada di semua negara yang kamu ga tau mereka siapa.
Bayangkan di bank mereka itu count the system,
mereka itu on the absolute power. Mereka menjadi the only validator. Kalau mereka
mau corrupt bisa-bisa aja, karena absolute power obsolutely corrupt. Di tahun
2020 tiba tiba the FEB cetak uang modal dengkul, di 2008 mereka juga cetak uang
modal dengkul untuk menyelamatkan bank bank dan asuransi yang bermasalah. Itukan
merugikan bnyak uang, karena jika mereka cetak uang modal dengkul. Mereka itu
membuat invlasi harga-harga, masalahnya uang di rekening saya itu tidak
bertambah, uang saya tetap sama aja. Tapi karena mereka cetak uang modal
dengkul, uang pun yang tadinya bisa beli ferari, jadi cumin bisa beli CRV, itu
merupakan perampokan terbrutal sepanjang masa, uangnya sih ga hilang tapi daya
belinya turun, tadinya saya mau kornet skrn saya makan telor, ini merupakan
perampokan yang sangat berpendidikan.
Inti point blockchain mereka itu the sentralisasi
validator, jadi kalau ada pihak yang mau bikin vrog cetak uang modal dengkul
itu ga akan berhasil, kecuali semua validator sekongkol bersamaan melakukan vrog
yang percis, tidak mungkin karena validator pun tidak saling kenal. Dan terlalu
banyak juga, so imposible.
Kalo di cek di google, total validator blockchain
bitcoin itu ada 12rb computer, gimana cara nge hack 12rb computer lo ga pernah tau
siapa dan di mana dalam waktu bersamaan, terus gimana bisa ada 12rb orang, 12rb
computer yang mau jadi validator bitcoint, kanapa? Karena saat lo menjadi
validator dalam sebuah blokchain lo akan mendapatkan sebuah hadiah yaitu uangnya,
uang kripto di blokchain tersebut, klo kamu manjadi validator di blockhain nya bitcoin,
ya lo bakal mendapat rewardnya ya bitcoint juga. Validator nama lainnya adalah
mainers, jadi klo lo pernah denger penambangan bitcoint yaitu Namanya validator.
Jadi lo yang lebih bnyak membeli computer lebih full banget beli VGA banyak
banget itu karena mereka pengen menjadi validator bitcoint alias mainers alias
penambang. Semakin canggih komputernya, semakin besar kemungkinan mereka memvalidasi
sebuah transaksi dan semakin struggle kemungkinan mendapatkan reward bitkointnya,
jadi ya validator ini saing saingan spek computer. Jadi karena lo banyak anonym
yang rela bayar listrik, beli VGA dan beli computer, ya karena mereka dapat
reaward bitcoint ataupun blockchain lainnya, jadi ini ngebor systemnya itu
bener-bener mandiri, validatornya akan terus ada karena selalu ada rewardnya,
dan baiknya semakin banyak validator akan sulit di hack. Jaringan blokchain ga cumin
satu, ada blokchain bitcoint etherum, ada blockchain nya finance dan XRP juga
punya blockchainnya sendiri dan lain lain. Beda block chain bedanya beda dunia
beda fungsi, karena setiap blokchain setiap koin ya berbeda beda.
Balik ke XRP, yang aneh dari XRP adalah
validatornya itu engga kaya di blockchainnya bitcoint, di XRP di validatornya
itu tidak di bayar alias ga ada rewardnya, ini aneh banget. Siapa pula lebih pingin
ngabisin listrik buat jadi validator kalau enggak ada bayarannya, yang jadi
validator di blokchain XRP di blocchainnya ripple cumin 150an computer, aneh
kan?. Kalah jauh banget dengan blockchain lain, yakni menjadi nge vlog kita
jadi ragu. Kenapa XRP ini engga kaya yang lain. Lain dengan SEC, SEC
bener-bener dengan terkenal dengan XRP hubungannya udah kaya pacarana diomongin
mulu di media bareng-bareng, klo ngomong SEC pasti ngomongin XRP, jadi SEC
sesuai Namanya dia merupakan badannya yang meregulasi security, kan security
action comition, apa itu security. Security merupakan hal-hal mengenai surat
berharga, bons atau onligasi, atau saham dan juga dari derivative, derivative
itu merupakan dagangannya jhos shoros. Jadi kalau ada derivative pembanding gold
dan usd atau gold dan uro jadi dia beli emas tapi sebenernya bukan beli
emasnya, tapi beli spotnya doang, kurang lebih kaya begitu.
Sama juga kaya missal kita nge shot kripto
ngelong kripto itu sebenernya kita engga beli kriptonya, tapi membeli
derivativenya. Jadi apapun yang masuk ke security tadi harus diregulasi oleh
SEC, nah SEC itu bilang XRP itu kaya saham, kenapa? Karena ripple membuat XRP
dan di jual ke masyarakat dengan tujuan uangnya itu buat membuat membesarkan
ripple. Jadi sama aja XRP itu dibilang sama kaya sahamnya ripple, tapi ripple
bilang engga, ripple bilang bahnwa XRP merupakan bridge currency, XRP ini sama
kaya emas, XRP ini sama seperti mata uang lain. Ini merupakan komoditi bukan
security. Karena ripple bilang, orang beli XRP untuk transfer uang di ripple
net, bukan buat mengharapkan harganya bakal kaya naik kya saham, karena
security itu ciri-cirinya adalah dibeli untuk mendapatkan keuntungan, di beli
untuk keuntungan di masa dating, sementara komudity dibeli sebagai seperti
currency, buat jual beli gitu!!. Ya parah kan sebenernya kan retail ini beli ciptocurrency
semuanya kan sebagai securitykan ya sebagai nyari profit, tetapi ya kurang
lebih begitu lah adu argument SEC dan XRP. Dan jika terbukti jiga SEC menang
membuktikan bahwa XRP adalh security maka XRP akan di regulasi sama seperti
security lainnya dan itu merupakan kabar yang sangat buruk untuk semua kripto
currency, karena crypto yang di regulasi bukannya crypto currency. Crypto currency
harusnya itu disentralisasi, bukan di regulasi oleh kekuatan sentral.
Ngomongin tentang SWIFT, swift itu ngirim duit
2 sd 5 hari sementara XRP cuman 5 detik. Betapa XRP begitu cepat.

0 Komentar